//
you're reading...
Filsafat Sejarah

PENGGERAK FILSAFAT SEJARAH AUGUSTE COMTE


PENGGERAK FILSAFAT SEJARAH AUGUSTE COMTE
Penggerak sejarah Auguste Comte yaitu:
a. Rasionalitas atau akal budi.
b. Dapat dilihat dari 3 zaman tentang pemikiran manusia berlaku dibidang ilmu pengetahuan sendiri segala ilmu pengetahuan semula dikuasai oleh pengertian-pengertian teologis yang tidak dapat diklepaskan dari pemikiran tentang teologis yang tidak dapat dilepaskan dari pemikiran tentang pengetahuan yang dimiliki manusia dijamin kebenarannya dengan cara mencarokan argumentasi-argumentasi dari hal-hal-hal yang bersifat transendental, pengetahuan didasarkan pad keyakinan bahwa segala sesuatu mempunyai roh/jiwa/kekuatan yang tidak dapat ditangkap secara inderawi namun diyakini adanya kemudian pemikiran zaman trologis ini diperkeruh oleh pemikiran metafisis dimana pengetahuan manusia dijamin oleh konsep atau rumusan abstrak yang diciptakan oleh manusia pada masa ini hasil kerja manusia lewat abstraksinya yang kadang intuitik atau apriori saja pengetahuan tidak dapt diterima oleh panca in dera dan pada akhirnya dicerahkan oleh pemikiran positif atai ilmiah dimna apengetahuan didasarkan pada hukum-hukum ilmiah yang bersifat relatif dan pengetahuan manusia sepenuhnya berdasarkan rasio atau akal budi yang dibuktikan dengan fakta-fakta yang kongkrit dan fakta tersebut dapat diamati dengan panca indera.

Jadi dapat disimpulkan bahwa penggerak filsafat sejarah Augsute Comte berdasarkan pada akal budi yang mendorong untuk kemajuan, rasionalitas atau akal budi ini kemudiam dimanifestasikan dalam ilmu pengetahuan yang mengalami perkembangan dan mengantar pada industrialisasi. Adapun perkembangan ilmu pengetahuan ditandai dengan adanya susunan ilmu pengetahuan.
Berdasarkan sejauh mana keterkaitan ilmu pengetahuan dengan fakta-fakta pendukungnya maka perkembangan ilmu pengetahuan dapat dibedakan menjadi 6 macam yaitu:
• Ilmu pasti yaitu ilmu yang paling fundamental dan menjadi pembantu bagi semua ilmu lainnya.
• Astronomi yaitu membicarakan gerak.
• Fisika yaitu menambahkan relasi matematis, gerak dengan penelitian materi.
• Kimia yaitu membahas proses perubahan yan berlangsung dalam materi
• Biologi yaitu membicarakan kehidupan
• Sosiologi.
Berbagai ilmu pengetahuan ini menurut Aguste comte mengantarkan pada industrialisasi sebab dengan kemjuan ilmu pengetahuan melahirkan cerdik pandai untuk menggambarkan masyarakt industri.
Mengenai ilmu pengetahuan diajarkan demikian, bahwa pengaturan ilmu pengetahua yang berarti harus disesuaikan dengan oembagian kawasan gejala-gejala atau penampakan-penampakan yang dipelajari ilmu itu.
Segala gejala yang dapat diamati hanya dapat dikelompokkan dalam beberapa pengertian dasar saja. Pengelompokkan itu dapat dilakukan beberapa pengertian dasar saja. Pengelompokan itu dapat dilakukan sedeikian rupa, sehingga penelitian tiap kelompok dapat menjadi dasar bagi penelitian kelompok berikutnya. Urutan kelompok-kelompok itu ditentukan oleh tingkatan sifat tunggal atau oleh tingkatan sifat umumnya. Gejala yang sifatnya umum adalah gejala yang paling sederhana, karena gejala inilah yang paling tidak memiliki kekhususan hal-hal yang individual.
Comte membagi-bagikan segala gejala pertama-tama dalam gejala-gejala yang terdapat dalam segala anorganis yang anorgis, dan baru kemudian gejala-gejala yang terdapat dalam segala yang organis. Segala gejala organis baru dapat dipelajari, jikalau segala yang anorganis telah dikenal. Hal ini disebabkan karena di dalam makhluk yang hidup terdapat segala proses mekanis dan kimiawi dari alam yang anorganis itu ddan juga terdapat hal-hal yang lain, yang lebih daripada itu.
Ajaran tentang segala sesuatu yang anroganis dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu : astronomi, yang mempelajari segala gejala umum dari jagat raya; dan fisika serta kimia, yang mempelajari gejala-gejala anorganis di bumi. Pengetahuan tentang fisika harus didahulukan, sebab proses-proses kimiawi lebih rumit dibansdung dengan proses alamiah dan tergantung daripada proses alamiah.
Ajaran tentang segala yang organis juga dibagi menjadi dua bagian, yaitu: proses-proses yang berlangsung pada individu-individu dan proses-proses yang berlangsung dalam jenisnya, yang lebih rumit. Oleh karena itu ilmu yang harus diusahakan di sini adalah biologi, yang menyelidiki proses-proses dalam individu; kemudian menyususl ilmu sosiologi, yang menyelidiki gejala-gejala dalam hidup kemasyarkatan. (ilmu ini untuk pertama kaliu disusun oleh Comte. Juga sebutan “sosiologi” adalah hasil ciptaannya). Demikianlah sosiologi mnjadi puncak bangunan ilmu pengetahuan. Akan tetapi ilmu ini baru dapat berkembang jikalau segala ilmu yang mendahuluinya telah mencapai kedewasaannya.

About these ads

About artantio

saya hanya manusia biasa yang gemar menulis... ^^

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: