//
you're reading...
Sejarah Amerika

The Article of Confederation


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Keberhasilan Revolusi mendorong orang Amerika untuk mewujudkan bentuk resmi dari cita-cita mereka yang tercantum dalam Deklarasi Kemerdekaan, serta untuk mengatasi keluhan ketidakpastian melalui konstitusi-konstitusi negara bagian. Konstitusi baru menunjukan cita-cita demokrasi, disusun atas pengalaman praktek kolonial yang dijalankan Inggris yang menyengsarakan rakyat Amerika.
Tujuan dari konstitusi ini adalah melindungi hak-hak rakyat Amerika yang dulunya pernah dilanggar pemerintahan Inggris sehingga rakyat Amerika dapat memperoleh kemerdekaannya pada tanggal 4 Juli 1776. Jadi setiap konstitusi dimulai dengan sebuah pernyataan hak-hak asasi manusia, semua kontitusi setia pada stuktur pemerintahan yang terbagi menjadi tiga cabang yaitu: eksekutif, legislatif dan yudikatif yang masing-masing diawasi oleh yang lain.
Articles of Confederation dibuat untuk membentuk satu pemerintahan pusat, namun dalam prakteknya memiliki kelemahan yang menimbulkan konflik antara negara bagian. Hal ini membuat George Washington mengadakan pertemuan konggres di Philadelphia. Untuk menyerukan agar semua negara bagian megirimkan wakilnya untuk menyusun Konstitusi Pemerintahan Federal.

B. Perumusan Masalah
1. Bagaimana latar belakang terbentuknya The Article of Confederation ?
2. Apa isi dari The Article of Confederation ?
3. Apa kelemahan dari The Article of Confederation ?
4. Bagaimana akhir dari the Article of Confederation ?
5. Bagaimana latar belakang terbentuknya Konstitusi Amerika ?
6. Apa isi dari Konstitusi Amerika ?
7. Nilai-nilai apa yang dapat diambil dari pembahasan ini?

BAB II
PEMBAHASAN

1. Latar belakang terbentuknya The Article of Confederation
Pertumbuhan bangsa Amerika berawal dari kedatangan bangsa Eropa ke Amerika, sebagian besar mereka menganggap sebagai orang Inggris baru. Sehingga mereka mengharapkan bisa menikmati hak-hak yang sama seperti orang Inggris yang tinggal di negeri Inggris. Tuntutan untuk memperoleh kesamaan hak inilah yang memunculkan adanya Revolusi Amerika yang berkembang menjadi negara baru yang menyatakan lepas dari Inggris.
Nasionalisme yang berkembang dan keinginan untuk bersekutu serta mengorganisir diri menjadi sebuah negara membuat mereka mulai memupuk rasa identitas diri mereka sendiri. Puncak perjuangan itu terwujud dalam kemerdekaan Amerika pada tanggal 4 Juli 1776, namun masing-masing negara bagian menganggap diri mereka menjadi negara bagian yang saling berdiri sendiri. Untuk itulah pada bulan Maret tahun 1781 konggres mengeluarkan undang-undang tertulis pertama yang pasal-pasalnya berisi aturan-aturan dalam bidang pemerintahan nasional Amerika yang disebut The Article of Confederation.

2. Isi dari The Article of Confederation
1. Masing-masing negara bagian memiliki kedaulatan.
2. Tiap negara bagian memiliki satu suara dalam konggres tanpa mempedulikan luas wilayah dan jumlah penduduk.
3. Konggres tidak berhak memungut pajak, mengatur perdagangan dan ikut dalam urusan internal negara bagian.
4. Konggres berhak menangani hubungan luar negeri, mengumumkan perang, mengumumkan perdamaian, membangun angkatan perang dan meminjam uang.
5. Keputusan konggres sah apabila disetujui oleh 2/3 anggota konggres.
6. Konggres berhak menengahi dan menjadi hakim atas perselisihan antar negara bagian.
7. Konggres tidak berhak mengeluarkan uang dan menentukan senat.
Ini merupakan kewajiban yang mempuyai tujuan luas dan menganggap rakyat Amerika sebagai keseluruhan, tetapi negara dalam hal ini konggres belum mempunyai badan eksekutif untuk melaksanakan undang-undang yang disahkan oleh konggres.

3. Kelemahan dari The Article of Confederation
Diberlakukannya rencana kerja pemerintah yang dibentuk dengan menggunakan The Article of Confederation telah membuat Amerika menyatakan sebagai negara baru yaitu The United of America (USA). Negara yang pertama kali mengakuinya adalah Perancis (1778) yang kemudian membantu Amerika melawan Inggris dengan mengirimkan Jendral Lafayette ke Amerika. Akhirnya Inggris ikut mengakui kemerdekaan Amerika setelah ditandatanganinya perjanjian Paris (1783) dimana Jendral Inggris yaitu Comwallis menyerah dengan 7.000 tentaranya kepada George Washington dan Lafayette.
Sejak diadakan perjanjian Paris membuat tokoh-tokoh Amerika seperti Thomas Jefferson dan Alexander Hamilton merasa bahwa konfederasi merupakan suatu ikatan bagi rakyat Amerika yang lemah. Para tokoh tersebut khawatir bila kondisi Amerika tidak diperkuat dengan persatuan oleh negara-negara bagian, maka Amerika yang utuh tidak dapat dipertahankan lagi. Mereka melihat bahwa The Article of Confederation memiliki kelemahan yaitu:
1. Pemerintah nasional kurang memiliki wewenang untuk menetapkan besarnya tarif, untuk mengatur perdagangan dan memungut pajak.
2. Terjadinya konflik dagang antar negara bagian.
3. Terjadinya kekacauan karena terlalu banyaknya jenis mata uang yang dibuat oleh masing-masing negara bagian.
4. Pemerintah pusat kurang mempuyai kendali atas hubungan internasional.

4. Akhir dari The Article of Confederation
Keadaan yang memburuk akibat The Article of Confederation membuat George Washington pada tahun 1785 mengadakan pertemuan di Virginia yang dihadiri wakil dari 13 negara bagian untuk mengubah The Article of Confederation, hasilnya yaitu:
1. Kesadaran akan perlunya pertemuan yang lebih luas yang dihadiri oleh wakil-wakil dari negara bagian.
2. Kesadaran akan perlunya memperkokoh persatuan antara negara bagian yang menghasilkan konstitusi di Philadelphia pada tahun 1787.
Pertemuan itu menghasilkan konstitusi tertulis yang dapat mempersatukan rakyat Amerika. Walaupun memiliki kelemahan, namun The Article of Confederation menghasilkan:
1. Adanya kesatuan antara negara bagian.
2. Pemerintah pusat memilki kekuasaan yang lebih tinggi daripada kekuasaan yang dimiliki negara bagian.
3. Hasil dari konstitusi menghasilkan badan eksekutif yaitu pelaksana keputusan konggres yang dapat dimintai pertanggung jawaban.

5. Latar belakang terbentuknya konstitusi Amerika
The Article Of Confederation membicarakan asosiasi yang longgar diantara negara bagian dan menyusun pemerintahan federal dengan kekuasaan yang terbatas. Pemerintah federal diberi wewenang oleh pembuat undang-undang untuk mengurus masalah pertahanan, keuangan dan perdagangan. Namun kenyataannya The Article of Confederation memiliki kelemahan yang mengakibatkan:
1. Keadaan sosial yang memburuk akibat tidak adanya rasa persatuan diantara negara bagian. Negara bagian menganggap bahwa mereka dapat berdiri sendiri, mereka mencurigai terhadap adanya usaha-usaha untuk mempersatukan mereka dalam satu negara yaitu Amerika.
2. Keadaan politik yang memburuk akibat kekuasaan pemerintah pusat yang lemah dan berdampak pada besarnya otonomi yang dimiliki oleh negara-negara bagian.
3. Keadaan ekonomi yang memburuk akibat konflik dagang antara negara bagian dan banyaknya mata uang yang dikeluarkan oleh masing-masing negara bagian.
Dibawah kekacauan sosial, politik dan ekonomi inilah konstitusi Amerika disusun di Philadelphia yang diwakili oleh 13 negara bagian pada tahun 1787.

6. Isi dari konstitusi Amerika
1. Pemerintahan
a. Pemerintahan pusat terbagi menjadi eksekutif, legislatif dan yudikatif yang saling mengawasi satu sama lainnya.
b. Beberapa kekuasaan tidak diberikan kepada konggres dan negara bagian untuk menjaga kepentingan individu seperti kebebasan.
c. Gaji anggota konggres akan dibayar oleh pemerintah federal bukan negara bagian. Undang-undang yang disahkan oleh konggres akan dilaksanakan badan eksekutif.
d. Yudikatif terdiri dari Makamah Agung yang ditetapkan oleh konggres, Makamah Agung memberi keputusan atas perkara-perkara yang bersifat negara dan antara negara bagian yang keputusannya tidak dapat dicabut kembali.
2. Pemilu
a. Proses demokrasi
Pemerintahan Amerika didasarkan pada seperangkat pedoman dasar yang tumbuh dari watak hakiki bangsa yaitu kepercayaan terhadap persamaan derajad manusia. Luas negara bagian dan jumlah penduduk membuat pemerintah membuat sistem perwakilan. Secara berkala para pemilih memilih pejabat-pejabat pemerintah untuk mewakili mereka dalam pemerintahan, para pemilih memberikan kekuasaanya kepada wakil mereka di pemerintahan. Para pejabat pemerintahan menjalankan kekuasaan yang diberikan oleh rakyat mengenai masalah-masalah umum.
Mekanisme kontrol penting karena untuk pemilihan pejabat eksekutif dan legislatif, dengan cara ini pemilih dapat melakukan kontrol atas proses pemerintahan. Pemerintahan yang telah disusun sedemikian rupa untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan oleh salah satu cabang pemerintahan seperti eksekutif, legislative dan yudikatif.
b. Kewajiban warga negara
Hak dan kebebasan yang dimiliki warga negara dalam pemerintahan harus diimbangi dengan kewajiban warga negara yaitu penggunaan hak warga negara secara bijaksana, melaksanakan wajib militer untuk membela negara dalam keadaan darurat dan bergabung dalam organisasi sukarelawan untuk pelayanan masyarakat didalam ataupun diluar negeri.
c. Syarat-syarat kewarganegaraan
Untuk melaksanakan hak pilih orang harus menjadi warga negara Amerika. Orang yang lahir di Amerika dan orang asing yang bertempat tinggal di Amerika tidak diharuskan menjadi warga negara Amerika serta tidak ada penghukuman atas hal ini. Orang asing yang tinggal di Amerika bisa menikmati kebebasan berfikir, berbicara dan bertindak seperti yang dimiliki orang Amerika kelahiran asli, tetapi orang asing yang tinggal di Amerika itu tidak boleh memilih. Orang asing yang ingin menjadi warga negara Amerika harus masuk ke Amerika secara sah dan telah tinggal di Amerika selama 5 tahun.
d. Partai politik
Partai politik merupakan landasan sistem politik Amerika, Amerika menggunakan sistem dua partai yang menguasai politik pada tingkat federal, negara bagian dan lokal. Namun partai lain ikut aktif dalam tingkat negara bagian dan lokal, partai ini dapat memenangkan pemilihan yang menimbulkan pengaruh terhadap pemerintahan.
e. Proses pemilihan
Proses pemilihan pejabat pemerintahan dilakukan dalam dua tahap yang terdiri dari tahap nominasi yang mencakup seluruh partai dan tahap final yang mencakup seluruh negara. Metode yang dilakukan untuk mencalonkan kandidat berupa caucur yaitu pertemuan informal para pemimpin partai untuk mencapai kesepakatan tentang siapa yang akan didukung. Sedangkan pemilihan pendahuluan adalah pemilihan dalam partai yang meliputi negara bagian, tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada pemilih untuk secara langsung memilih kandidat partai mereka untuk berbagi jabatan.
f. Pemilihan presiden
Proses pemilihan memuncak dalam pemilihan presiden setiap 4 tahun sekali, para kandidat partai dipilih dalam konvensi pencalonan yang diselenggarakan beberapa bulan sebelum pemilihan umum. Langkah terakhir dari konggres konfederasi adalah melaksanakan pemilihan presiden yang pertama pada tanggal 30 April 1789 dimana George Washington terpilih menjadi presiden Amerika yang pertama. George Washington merupakan wakil dari negara bagian Virginia yang menjabat presiden selama dua periode.
Pada masa jabatannya George Washington mengangkat dua orang yang berasal dari dua partai yang berbeda, yaitu Alexander Hamilton dari partai Federalis dan Thomas Jefferson dari partai Republik. Pemilihan presiden di Amerika tidak dilaksanakan secara langsung tetapi masing-masing negara bagian memilih daftar para anggota yang berhak memilih presiden sesuai jumlah senat dan perwakilan negara bagian di konggres.
Kekuasaan presiden Amerika benar-benar memperhatikan penegakan hukum, mengatur masalah nasional dan menjaga jalannya pemerintahan. Untuk melaksanakan tugasnya ini presiden memimpin cabang eksekutif, sedangkan kekuasaan legislatif dipegang oleh konggres. Presiden hanya dapat menolak atau menyetujui rancangan undang-undang yang diajukan konggres. Kekuasaan yudikatif dapat digunakan presiden untuk memberikan ampun kepada pelanggar hukum federal.
3.a. Wewenang konggres
1. Memungut pajak, mengeluarkan hak cipta dan meminjam uang.
2. Membuat undang-undang untuk mengatur perdagangan diantara negara bagian dan negara asing.
3. Membuat peraturan yang seragam untuk menjadikan warga asing menjadi warga negara.
4. Membuat mata uang yang berlaku sama di Amerika.
5. Menyatakan perang, perdamaian dan membentuk militer.
b. Yang tidak boleh dilakukan konggres:
1. Memihak salah satu negara bagian.
2. Menunda orang yang dituduh melakukan kejahatan untuk diserahkan di pengadilan.
3. Menetapkan undang-undang untuk menghukum orang yang melakukan kejahatan tanpa proses peradilan.
c. Pembagian konggres
1. Konggres terbagi dua
Kekuasaan legislatif pemerintah bagian dimiliki oleh konggres yang terbagi menjadi dua yaitu senat dan pemerintah pusat. Anggota senat terdiri dari dua perwakilan dari tiap negara bagian. Senator tidak dipilih langsung melalui pemungutan suara melainkan dipilih oleh para pembuat undang-undang negara bagian. Senator memastikan bahwa negara bagian yang mereka wakili mendapat perlakuan yang sama didalam undang-undang.
2. Kualifikasi anggota konggres
Anggota senat minimum berusia 30 tahun, telah menjadi warga negara Amerika selama 9 tahun, tinggal di negara bagian yang memilih mereka dan masa jabatan senator 6 tahun. Anggota DPR berusia minimum 25 tahun, menjadi warga negara selama 7 tahun.
3. Proses komisi
Sistem komisi dilakukan ketika anggota konggres terjebak dalam diskusi yang tidak ada habisnya mengenai rancangan undang-undang baru. Komisi melakukan penyelidikan mengenai rancangan undang-undang untuk menjadikannya amandeman atau tidak
7. Nilai-nilai yang dapat diambil:
• Nilai Persatuan:
13 koloni yaitu Plymout Colony, New Hampshire, Massachussets By Colony, Rhode Island, Connecticut, New York, New Jerssey, Delaware, Pennsylvania, Mary Land, South Carolina, dan Georgia bersatu dengan mengirimkan wakilnya untuk membuat UU Amerika di Philadelphia yang dipimpin oleh George Washington. Walaupun mereka berasal dari suku bangsa yang berbeda seperti Inggris, Swedia, Norwegia, Perancis, Belanda, Jerman dan Polandia serta terdiri dari keyakinan yang berbeda seperti Katholik, Protestan dan Yahudi tetapi mereka bersatu.
• Nilai Perjuangan:
Wakil-wakil dari 13 koloni berjuang untuk megemukakan pendapatnya demi mewujudkan kepentingan bersama menjadi Negara nasional yaitu untuk mengatur 4 juta orang dari 13 negara bagian yang berbeda di sepanjang pesisir Atlantik. Dengan adanya kelemahan dari The Article of Confederation berupa besarnya kekuasaan Negara bagian membuat wakil-wakil dari delegasi ingin memperbaikinya dengan membuat UUD Amerika yang berisi pemerintahan pusat memiliki kekuasaan yang besar.

• Nilai Ketaatan:
Walaupun terjadi perbedaan pendapat dalam pembuatan UU Amerika Serikat antara Negara-negara bagian kecil seperti New Jerssey yang keberatan dengan adanya perubahan yang akan memperkecil pengaruh mereka dalam pemerintahan nasional yang disebabkan karena perwakilan didasarkan pada banyaknya jumlah penduduk bukan pada masing-masing Negara bagian seperti yang ada pada pasal-pasal konfederasi dengan Negara-negara bagian besar seperti Virginia, namun akhirnya mereka bisa menerima.
• Nilai Keteladanan:
UUD Amerika merupakan hokum tetulis yang masih berlaku dan menjadi contoh bagi banyak UUD lainnya di dunia. Sampai sekarang sudah di amandemen sebanyak 27 kali dan bisa melayani kebutuhan dari 260 juta warga Amerika di 50 negara bagian yang beragam yang terletak mulai dari lautan Atlantik hingga Pasifik. Diterapkan di unit-unit pemerintahan di semua tingkatan di Amerika dari kota kecil hingga kota besar.

BAB III
KESIMPULAN

The Articles of Confederation merupakan suatu undang-undang yang dibuat untuk mengatur pemerintahan nasional Amerika yang terdiri atas negara-negara bagian. The Articles of Confederation digunakan untuk menjadi dasar bagaimana pemerintahan pusat menjalankan tugasnya dan dimana kedudukan negara bagian dalam menjalankan pemerintahannya. The Article of Confederation memiliki kelemahan, namun ada tokoh-tokoh yang berusaha menutup kelemahan itu yang menimbulkan kesadaran akan persatuan diantara negara bagian, pemerintahan pusat mempuyai kekuasaan yang tinggi dari pada negara bagian dan hasil dari konstitusi menghasilkan badan legislatif dan yudikatif sebagai pelaksana keputusan konggres yang dapat dimintai pertanggung jawaban.
Konstitusi merupakan kekuasaan tertinggi bagi bangsa Amerika sebagai dasar stabilitas politik, kebebasan individu, pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial. Konstitusi Amerika memuat ketentuan mengenai pemerintahan, pemilu, dan wewenang konggres. Munculnya konstitusi ini menimbulkan pro dan kontra di negara-negara bagian antara kelompok Federalis dan Republik, namun akhirnya semua negara bagian menyetujui konstitusi ini.

BIIL OF RIGHT
AMANDEMEN I – Konggres tidak membuat hokum yang mengatur tentang agama, atau melarang kebebasan menjalankan ibadah, san berbicara, atau kebebasan pers, atau hak rakyat untuk berkumpul secara damai, dan untuk mengajukan petisi atas keluhan terhadap pemerintahan.

AMANDEMEN II – Adanya milisi yang teratur menjadi sebuah kebutuhan bagi keamanan sebuah Negara yang merdeka, hak rakyat untuk menjaga dan mengangkat senjata tidak boleh dihalangi.

AMANDEMEN III – Tidak seorang tentara pun, pada masa damai, mendiami sebuah rumah, tanpa seijin pemiliknya, tidak juga pada masa perang, tapi melalui cara-cara yang diatur oleh undang-undang.

AMANDEMEN IV – Adalah hak rakyat untuk aman dalam kehidupan pribadinya, atas rumah, dokumen, dan harta benda lainnya, terhadap penggeledahan dan penyitaan yang semena-mena, aman dari tindakan kekerasan, dan setiap surat perintah harus berdasarkan penyebab yang jelas, didukung oleh sumpah atau penegasan, dan secara khusus menjelaskan tempat yang dituju dan orang atau benda yang hendak disita.

AMANDEMEN V – Seseorang berhak tidak menjawab atas kejahatan khusus atau luar biasa, tanpa kehadiran atau dakwaan dari seorang Grand Jury, kecuali kasus yang muncul di pulau atau kapal, atau milisi saat sedang bertugas di masa perang atau saat kepentingan umum teranacam; tidak seorangpun yang bias dituduh dua kali atas kejahatan yang sama yang mengancam kehidupan atau seseorang; seseorang tidak dapat dipaksa menjadi saksi bagi dirinya sendiri dalam suatu kasus criminal; tidak boleh menghilangkan kehidupan, kemerdekaan atau kepimilikan tanpa melalui proses hukum; kepimilikan pribadi tidak dapat diambil demi kepentinagn umu, tanpa adanya kompensasi yang layak.

AMANDEMEN VI – Dalam setiap tuntutan kejahatan, terdakwa berhak atas pemeriksaan public yang bersifat segera, yang dilakukan oleh juri yang netral dari Negara bagian dan distrik dimana kejahatan tersebut dilakukan, distrik tersebut telah diakui sebelumnya oleh hokum, dan memiliki informasi tentang asal dan sebab dakwaan; terdakwa dipertentangkan dengan para saksi, berhak mendapatkan saksi yang dikehendakinya, dan memiliki penasihat untuk mempertahankan diri.

AMANDEMEN VII – Dalam perkara Common Law, dimana nilai yang dipermasalahkan melebihi 20 dolar, hak untuk persidangan dengan juri harus disediakan, dan tidak ada bukti yang diuji oleh juri, kecuali diperiksa kembali di pengadilanAmerika Serikat, dan menurut aturan-aturan common law.

AMANDEMEN VIII – Jaminan yang berlebihan tidak dapat dipersyaratkan, tidak juga membrikan sanksi yang berlebihan, dan tidak menjatuhkan hukuman yang kejam dan tidak lazim.

AMANDEMEN IX – Berbagai hak yang tercantum di dalam UUD tidak boleh ditafsirkan untuk menyangkal atau merendahkan hak lainnya yang diakui oleh rakyat.

AMANDEMEN X – UUD tidak mendelegasikan kekuasaan kepada Amerika Serikat, tetapi tidak pula menghambat kekuasaan tersebut bagi Negara-negara bagian. Sebab kekuasaan disediakan untuk Negara bagian, atau untuk rakyat.

Daftar Pustaka

Escher.Franklin. 1954. Dari 13 Koloni Menjadi Satu Negara Terbesar. (terj) Jakarta: Endang
Howard Cincotta (edt). 2004. Garis-garis Besar Sejarah Amerika. (terj)

About artantio

saya hanya manusia biasa yang gemar menulis... ^^

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: