//
you're reading...
Sejarah Eropa

SEBAB PERANG DINGIN


Selama Perang Dunia II, Amerika Serikat merupakan salah satu negara Sekutu yang memiliki kekuatan militer tangguh. Dalam melawan Jerman dan Italia, Amerika Serikat berhasil memukul mundur, bahkan memaksa kedua negara itu menyerah kepada Sekutu. Tak hanya itu, Jepang juga menyerah dan tunduk kepada kekuatan Sekutu setelah Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom pada 6 dan 9 Agustus 1945. Peran Uni Soviet pun tidak kecil dalam kemenangan Sekutu saat itu. Berkatnyalah, negara-negara Eropa Timur berhasil ditaklukkan, antara lain: Bulgaria, Albania, Hongaria, Rumania, Polandia, dan Cekoslowakia. Keenam negara itu kemudian mendapat pengaruh yang cukup besar dari Uni Soviet.

a. Perbedaan paham
Pada Perang Dunia II, Uni Soviet bergabung dalam Sekutu; namun seusai perang, Uni Soviet memisahkan diri dari pengaruh Amerika Serikat akibat perbedaan ideologi yang sangat tajam. Semboyan Amerika dalam Perang Dunia II, yaitu free the world from fear and to save the world from democracy yang artinya membebaskan dunia dari rasa takut dan menyelamatkan demokrasi, telah menimbulkan ketakutan bagi negara-negara anggota Sekutu, terutama Uni Soviet yang menganut paham sosialis-komunis.
Sebagai satu-satunya negara yang tidak mengalami kerugian akibat Perang Dunia II, Amerika Serikat memegang penuh haluan politik dan ekonomi dunia. Uni Soviet beserta sekutunya yang terdiri dari negara-negara Eropa Timur dan Cina pun muncul dengan kekuatan ideologi, politik, ekonomi, dan militer yang tak kalah besar. Kondisi perimbangan kekuatan (balance of power) pun tak terelakkan. Perang ideologi demokrasi-kapitalis dan sosialis-komunis antara kedua kubu pun menjadi warna dominan di masa itu.
Paham demokrasi-kapitalis mengagungkan kebebasan individu yang memungkinkan kapitalisme berkembang subur. Namun Amerika Serikat sadar bahwa kaum buruh tidak boleh diperlakukan sewenang-wenang seperti di Eropa beberapa abad sebelumnya, karena dapat menyuburkan paham komunis. Karena itu, kaum buruh diberi jaminan dan kesempatan bermodal dalam perusahaan. Uni Soviet berkeyakinan bahwa paham sosialis-komunis dapat mempercepat kesejahteraan buruh maupun rakyatnya. Negara mengendalikan perusahaan akan memanfaatkan keuntungannya untuk kepentingan rakyat.

b. Keinginan untuk berkuasa
Amerika Serikat dan Uni Soviet mempunyai keinginan menjadi penguasa dunia dengan cara-cara baru. Amerika Serikat sebagai negara kreditor besar membantu negara-negara yang sedang berkembang. Bantuan itu berupa pinjaman modal untuk pembangunan, dengan harapan bahwa rakyat yang makmur hidupnya dapat menjadi tempat pemasaran hasil industrinya dan dapat menjauhkan pengaruh sosialis-komunis. Uni Soviet yang mulai kuat ekonominya juga tidak mau kalah membantu perjuangan nasional berupa bantuan senjata atau tenaga ahli.
Dalam usaha ekspansi politik dan ideologi, pada tahun 1947, Amerika Serikat mengeluarkan Marshall Plan. Marshall Plan diusulkan oleh seorang komandan militer Amerika Serikat semasa Perang Dunia II yang bernama George Catlerr Marshall. Marshall Plan ditujukan khusus ke Eropa agar wilayah itu segera bangkit dari kemiskinan, kelaparan, dan keputusasaan akibat Perang Dunia II, dan agar Eropa segera bangkit untuk dijadikan mitra Amerika Serikat dalam menghadapi kekuatan Uni Soviet.
Kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat pada masa awal Perang Dingin juga tercermin dalam Truman Doctrine. Truman Doctrine adalah sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Presiden Harry S. Truman pada 12 Maret 1947, yang menyatakan kesediaan Amerika Serikat untuk memberikan bantuan kepada kekuatan antikomunis di Turki dan Yunani dalam menghadapi kekuatan sosialis-komunis Uni Soviet. Salah satu prinsip yang mendasari kebijakan itu adalah bahwa komunisme akan mudah sekali berkembang di kalangan rakyat miskin, karena rakyat akan tertarik pada cita-cita komunisme, yaitu penyamarataan hak milik. Truman Doctrine dicanangkan berdasarkan pertimbangan Teori Domino, yaitu jika salah satu negara jatuh dalam komunisme, negara tetangganya pun akan menganut paham yang sama. Selain itu, Amerika Serikat juga menerapkan politik Containment, yaitu sebuah strategi untuk membendung ekspansi komunisme Uni Soviet. Kebijakan itu dikeluarkan oleh George Kennan, seorang diplomat Amerika pada 1947, yang kemudian menjadi panduan berpolitik luar negeri Amerika Serikat untuk kurun waktu 1947-1987.

Uni Soviet juga berusaha untuk melancarkan ekspansi politik dan ideologis di berbagai negara kawasan Eropa Timur dan Asia. Hal itu terlihat dari bergabungnya negara-negara Eropa Timur dengan Uni Soviet.
Pada tahun 1948, sewaktu Berlin (ibukota Jerman Timur) berada dalam kekuasaan Uni Soviet, Joseph Stalin memutus hubungan jalan dan jalur kereta antara Jerman Timur dan Jerman Barat. Hal itu berdampak pada blokade ekonomi Jerman Barat. Meskipun akhirnya dicabut pada Mei 1949, kejadian tersebut menjadi pemicu awal munculnya konfrontasi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Dalam krisis ini, Amerika Serikat mengirimkan sejumlah bantuan berupa makanan, perlengkapan, dan bahan energi (coal) melalui udara dengan program yang disebut “Berlin Airlift”. Selain itu, Amerika Serikat juga menerapkan politik penangkalan/ pencegahan (deterrence) untuk membela Jerman Barat dengan cara menempatkan senjata penghancur jarak jauh dan serdadu Amerika Serikat di negara sekutunya, Inggris.

Sebab-sebab Perang Dingin mengalami pergeseran dalam dua tahapan, yaitu :
♦ Abad ke-19 yang menjadi penyebab konflik adalah masalah ekonomi.
♦ Abad ke-20 yang menjadi penyebab konflik adalah masalah atau persoalan ideologi.

About artantio

saya hanya manusia biasa yang gemar menulis... ^^

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: