//
you're reading...
Sejarah Amerika

Amerika Sebagai Polisi Dunia di Asia Tenggara


Pengertian Amerika Serikat sebagai Polisi Dunia

Polisi, dari bahasa Belanda politie yang mengambil dari bahasa Latin politia berasal dari kata Yunani politeia yang berarti warga kota atau pemerintahan kota. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kata polisi berarti badan pemerintah yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban umum (menangkap orang yang melanggar UUD). Jadi polisi dunia dapat diartikan sebagai penjaga atau pengatur keamanan dan ketertiban dunia. Dalam hal ini, Amerika Serikat sebagai polisi dunia berarti Amerika Serikat merupakan penjaga dan pengatur keamanan, ketertiban dan keadilan dunia. Selain itu juga dapat dikatakan sebagai penegak supremasi hukum dunia internasional.
Amerika Serikat disebut sebagai polisi dunia dikarenakan adanya tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap negara-negara lain. Tindakan-tindakan Amerika Serikat ini disebut sebagai tindakan polisional. Tindakan polisional tersebut dilakukan terhadap negara-negara yang menurut Amerika Sserikat telah melanggar ketentuan HAM dan kebebasan. Dalam bidang milliter dikenal dengan invasi Amerika Serikat, sedangkan dalam bidang ekonomi disebut dengan embargo Amerika Serikat.Karena tindakan-tindakan polisional yang telah dilakukannya, maka Amerika Serikat dapat disebut sebagai polisi dunia.
Amerika Serikat mempunyai dua dasar untuk selalu membenarkan tindakan-tindakan polisionalnya. Dua dasar tersebut adalah paham Demokrasi-liberal dan pengakuan atas HAM. Dua faktor ini menjadi “alih-alih“ ( antara dasar kebenaran atau alasan atas tindakan Amerika Serikat ).
Dasar yang pertama adalah paham Demokrasi-liberal Amerika Serikat. Demokrasi Amerika mengacu pada “ pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, dan semua hal tersebut didasarkan pada 11 prinsip yang telah dikenal dan diyakini sebagai kunci Demokrasi tumbuh dan berkembang di Amerika Serikat . Sebelas prinsip tersebut, antara lain:
1) Pemerintahan berdasarkan konstitusi
2) Pemilihan umum yang demokratis
3) Federasi, pemerintahan negara bagian dan lokal.
4) Pembuatan Undang-Undang.
5) Sistem peradilan yang independen.
6) Kekuasaan lembaga kepresidenan
7) Kebebasan media massa
8) Peran kelompok-kelompok kepentingan
9) Hak masyarakat untuk tahu
10) Kontrol sipil atas militer.
11) Melindungi hak-hak minoritas.
Hal tersebut yang merupakan landasan atas pelaksanaan Demokrasi di Amerika Serikat. Dan sistem ini pula yang mulai dicoba untuk diterapkan di negara-negara dunia.
Dasar yang kedua adalah adanya pengakuan dan penegakkan HAM. HAM menyangkut hak-hak yang tidak dapat dicabut oleh siapa pun. Yang termasuk HAM, antara lain: hak kebebasan berbicara, berpendapat dan pers, hak kebebasan beragama, hak kebebasan berkumpul dan berserikat, hak atas perlindungan dan perlakuan yang sama di depan hukum dan hak atas proses sewajarnya dan pengadilan yang jujur.
Demokrasi dan HAM menjadi dasar yang dipakai Amerika Serikat dalam melaksanakan kebijakan luar negeri dan tindakan-tindakan polisionalnya. Demokrasi lebih mengarah kepada penegakkan HAM dan kebebasan, sementara bidang militer hanya digunakan sebagai suatu alat atau sarana yang dapat digunakan sebagai senjata untuk mengadili negara-negara lain yang dianggap melanggar demokrasi serta HAM di Amerika Serikat sendiri.

Daftar Pustaka

http://id.wikipedia.org/wiki/Polisi
_____. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia (edisi ketiga), Jakarta, Balai Pustaka, hlm. 886

Melvin I. Urofsky, dalam Buku Demokrasi, Office Of International Program U.S, Departement Of State, hal: 12-6.

Prayitno, Budi, 1991, Apakah demokrasi itu? Unitet Statets Information Agency, hal: 12.

About artantio

saya hanya manusia biasa yang gemar menulis... ^^

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: