//
you're reading...
Sejarah Australia dan Ocenia

perjalanan politik luar negeri Austalia dari masa sebelum Perang Dunia, Perang Dunia I sampai II


Commonwealth of Australia terdiri dari enam negara bagian (state). Sebagaimana telah dikemukakan dalam penjelasan sebelumnya, bahwa konvensi federal tahun 1897 memilih sistem pemerintahan yang mirip dengan Amerika Serikat. Dimana kekuasaan utama di serahkan kepada pemerintah sentral (federal), dan sisanya diserahkan pada negara bagian (state). Dengan demikian di Australia terdapat dua susunan pemerintahan, yaitu Pemerintah Sentral atau Pemerintah Federal, dan Pemerintah Negara Bagian.
Australia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, terisolasi, berpendudukan jarang, dan sangat tergantung pada perdagangan dan akses di pasar-pasar internasional yang juah. Sejak masa koloni Australia telah menjadi pemasok bahan-bahan pertambangan, produk – produk pertanian dan barang – barang industri bagi pasar Inggris. Sebaliknya Australia juga menerima aliran modal dari negera – negara Eropa Barat, terutama Inggris. Sesudah berkurangnya ekspor Australia ke Inggris, karena masuknya Inggris ke dalam MEE. Australia tetap menggantungkan perekonomianya pada perdagangan luar negeri. Perdagangan luar negeri ini dapat dipertimbangkan sebagai kepentingan nasional Australia yang utama. Oleh karena itu perdagangan luar negeri Australia adalah bertujuan untuk mengamankan dan menstabilkan jalur – jalur distribusi utama bagi perdagangan luar negeri.
Faktor kesejarahan melahirkan apa yang disebut oleh Hilman Adil sebagai “ tradisi ke- inggris-an “. Sejarah masyarakat Australia tidak lepas dari negeri induknya Inggris. Penjelajah Inggris terkemuka kapten James Cook adalah orang pertama yang diutus oleh pemerintah Iggris untuk membuka pemukiman bagi para narapidana Inggris di wilayah New South Wales pada 1787. Pada tanggal 26 Januari 1788 kelompok pemukim pertama yang terdiri atas narapidana Inggris tiba di Australia yang kemudian diperingati sebagai Australian Day. Fungsi Australia sebagai tempat pembuangan bagi narapidana berakhir sejak 1976, sejalan dengan berkembangnya wilayah tersebut sebagai daerah peternakan domba. Perkembangan tersebut membuat pemerintah Inggris menyetujui bermukimnya para imigran inggris yang lebih bervariasi ke benua tersebut. Dengan semakin berkembangnya masyarakat, sistem perekonomian dan politik. Pemerintah Inggris menyetujui pembentukan pemerintah koloni di Australia, yang berproses secara gradual sejak 1854 dengan dibentuknya pemerintah kolonia Tasmania, sampai dengan pembentukan pemerintah Koloni Western Australia pada 1980.
Keterlibatan Australia dalam perang dunia I bukan karena Australia terkena langsung dampak dari perang itu, melainkan didorong perasaan setia kawan dan merasa berhutang budi kepada Inggis. Kebijakan luar negeri yang memihak kepada Inggris di setujui oleh partai Buruh dan Partai Leberal. Selama perang Dunia I lebih dari 300.000 pasukan Australia diberangkatkan kedaerah Timur Tenggah dan Eropa untuk membantu pasukan Inggris dan sekutunya melawan Jerman, Austria, dan Turki. Sementara itu kapal-kapal Australia berusaha memburu kapal-kapal perang Jerman yang pada waktu itu ditempatkan di Pasifik. Ketika angkatan laut Australia mengetahui bahwa kapal perang Jerman yang bernama Emden berada disekitar pulau Cocos di Samudra Hindia, kapal perang Australia bernama Sydney dengan kecepatan penuh segera mengejarnya. Setelah terjadi pertempuran laut selama dua jam, pada tanggal 9 November 1914, Sydney berhasil menenggelamkan Emden. Kemenangan ini merupakan pengalaman perang pertama Angkatan Laut Australia.
Masalah luar negeri mulai menjadi perhatian utama Australia sejak pemerintahan berganti ke tangan Partai Buruh pada 1943. perhatian ini didukung pula oleh kenyataan bahwa Inggris tidak dapat diandalkan sebagai perlindung pertahanan Australia ketika Jepang mampu menggerakan pasukanya untuk menduduki pulau-pulau di utara Australia. Ketika PD II melutus diwilayah pasifik, Australia muncul sebagai actor terkemuka di dalam percaturan politik Internasional. Suatu kebijakan luar negeri independent, terlepas dari kebijakan Inggris, diterapkan oleh pemerintah Buruh pimpinan PM Curtin, dan dilanjutkan PM Chifley. Orang yang paling berpengaruh dalam meletakan dasar-dasar kebijakan luar negeri Australia yang independent tersebut adalah Dr. H.V. Evatt yang menjabat sebagai menteri Luar negeri, baik dibawah PM Curtin maupun PM chifley.
Dari hasil kerjasa sama dibawah Colombo Plan, dapat dilihat bahwa Plan ini merupakan suatu kerja sama internasional yang dapat dimanfaatkan oleh negara-negara Asia Selatan dan Asia Tenggara untuk mempercepat lajunya pembangunan. Colombo Plan telah membangkitkan semangat bertetangga baik antara Australia dengan negra-negara Asia tenggara dan Asia Selatan secara timbale balik.menfaatnya tidak hanya dirasakan oleh rakyat di negara-negara sedang berkembang itu, tetapi juga dirasakan oleh Australia, baik dilihat dari segi ekonomi maupun sosial budaya serta keamanannya.

Daf-pus:

Adisusilo Sutarjo. 2003. 1938:Ngablak dan Dunia Dalam Perspektif Sejarah. Universitas Sanata Dharma: Yogyakarta.
Amzulian Rifai. 1994. Pengantar Konstitusi Australia. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
Hamid Zulkifli. 1999. Sistem Politik Australia. CV. Remaja Rosdakary: Bandung
Siboro, J. 1989. Sejarah Australia.Tarsito Bandung: Bandung
Amzulian Rifai. 1994. Pengantar Konstitusi Australia.
http://cintasejarah.blogspot.com/2008/12/perkembnagan-politik-luar-negeri_23.html
http://www.polkam.go.id/polkam/berita.asp?nwid=165
http://www.antara.co.id/arc/2007/7/30/mohamed-haneef-korban-politik-ketakutan-australia-terhadap-islam/
http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1992/09/08/0001.html
http://www.freelists.org/archives/ppi/08-2004/msg01016.html
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/09/070906_russiananalysis. html

About artantio

saya hanya manusia biasa yang gemar menulis... ^^

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: